Komponen Aktif dan Pasif Pada Elektronika Beserta Fungsinya

Tempatnya para hobies elektronika mencari inspirasi

Komponen Aktif dan Pasif Pada Elektronika Beserta Fungsinya

Komponen aktif dan pasif merupakan komponen pada elektronika yang sering digunakan pada dasarnya komponen aktif dan pasif saling menutupi untuk kekurangan jadi pada skema suatu elektronika jika ada komponen aktif maka harus ada koponen pasifnya misalnya pada rangkaian terdapat transistor maka pada rangkaian itu juga pasti ada resistor atau kapasitor jadi komponen aktif dan pasif tidak bisa di pisahkan.

Pengartian komponen aktif dan pasif  sendiri sulit di jabarkan karena setiap komponen memiliki pengertian dan fungsi masing masing seperti dioda, kapasitor dan resistior dan masih banyak lagi memiliki pengertian dan fungsinya sendiri kita sebagai perakit hanya merangkai agar berfungsi semestinya dan menjadi berguna.

Pengertian dan Fungsi Komponen Aktif

Kami akan menjelaskan komponen aktif terlebih dahulu satu demi satu agar dapat di pahami. Komponen aktif adalah komponen pada elektronika yang memerlukan arus listrik untuk bekerja atau berfungsi dengan sempurna. arus listrik yang di maksud tersebut bisa arus bolak balik (AC) ataupun arus searah (DC).

Dari penjelasan di atas bisa kalian terjemahkan kenapa di sebut dengan komponen aktif yakni tanpa arus listrik komponen tersebut tidak bekerja. komponen aktif sendiri memiliki jenis jenis yang lumayan banyak misalnya di bawah ini:

  • Dioda, dari fungsinya kita sudah tau bahwa dioda merupakan komponen aktif karena dioda berfungsi sebagai penyearah arus agar arus AC sebagai input dan keluat dioda menjadi DC, di sebut komponen aktif karena harus di aliri listrik AC terlebih dahulu. Dioda memiliki banyak sekali jenis jenisnya misalnya dioda zener, dioda emosi cahaya, dioda varaktor dan setiap dioda memiliki fugsinya masih masing jadi tidak bisa baku seperti penjelasan di atas
  • Transistor, adalah komponen semikonduktor yang memiliki berbagai macam fungsi seperti sebagai penguat, pengendali, penyearah, osilator, modulator dan lain sebagainya selain itu transistor merupakan komponen aktif yang paling banyak di gunakan di angkaian elektronika salah satunya di amplifier dan power supply. transistor juga memiliki tipe yang banyak juga salah satunya transistor NPN, Transistor di sebut komponen aktif karena dapat berfungsi jika ke 3 kaki elektrodanya .
Saya rasa sudah cukup untuk contoh komponen pasif di atas dan semoga paham intinya jika suatu komponen dapat bekerja setelah di aliri listrik maka di sebut komponen aktif. sekarang kita lanjut untuk penjelasan komponen pasif pada elektronika.

Pengertian dan Fungsi Komponen Pasif

Komponen pasif merupakan kebalikan dari komponen aktif yakni tidak dapat merubah menguatkan atau menyearahkan arus listrik dan sudah berfungsi walaupun belum di aliri arus listrik. agar lebih jelas lihat contoh komponen pasif di bawah ini:
  • Resistor, merupakan komponen pasif yang selalu di gunakan pada rangakaian elektronika yang berfungsi sebagai hambatan arus listrik, atau bisa juga untuk membagi atus listrik agar seimbang. resistor di sebut juga hambatan dan memiliki satuan OHM pada rangkaian. resistor memiliki jenis jenis yang banyak sekali yakni potensio, metal film, LDR dan masih banyak lagi
  • Kapasitor, bisa disebut juga Kondensator, yang ber fungsi sebagai penyimpan arus sementara atau stabilizer arus jadi kapasitor menimpan arus untuk menjaga arus kejut pada rangkaian tetap stabil. di sebut komponen pasif karena meskipun rangkaian off kapasitor tetap berfungsi. pada dasarnya kapasitor memiliki 2 jenis yakni bipolar dan non polar dan dari 2 janis dasar ini masih di bagi lagi menjadi banyak jenis dan tipe memiliki fungsi masing masing.
Selain 2 contoh komponen pasif di atas masih banyak lagi komponen pasif yang belum bisa kami jabarkan misalnya induktor dan transformator atau biasa di sebut trafo. dari penjelasan di atas mana yang belum jelas bisa di tanyakan melalui email ke tim hobby elektronika. saya rasa sudah cukup sekian penjelasan pengertian komponen aktif dan pasif semoga bermanfaat dan menambah wawasan ilmu anda.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Komponen Aktif dan Pasif Pada Elektronika Beserta Fungsinya